Gambar

PEREPAT LAUT

Botanis Sonneratia caseolaris (L.) Engl. Famili Sonneratiaceae
Pohon Perepat Laut
Local Alalat, Uding (Aceh), pedada, berlambang, perapat, (Sumsel), kambainapan (Kaltim), nairo, sarofat (Maluku), abu, arawa, dute, manggi-manggi putih (lrian Jaya).
Sinonim Chiratia leucantha Montr., Mangium caseolare album Rumph., Rhizophora caseolaris Linné, Sonneratia acida Benth., Sonneratia alba F. Vill., Sonneratia caseolaris Engl., Sonneratia griffithii (non Kurz) Watson, Sonneratia iriomotensis Masamune, Sonneratia m
Sinonim Lythraceae
Habitat Pohon 5 - 15 m kadang sampai 20 m, dengan banyak akar-akar napas. Dahan-dahan kecil biasanya menggantung (terkulai). Ranting - ranting agak bersegi empat dan biasanya terdapat sedikit bersayap 4. Daun tunggal bervariasi bentuknya, jorong, lonjong atau bu
Persebaran
  • Jawa
  • Maluku
  • Kalimantan
  • Seluruh Sulawesi
  • Seluruh Sumatera
  • Karakteristik
    Warna Warna teras coklat kelabu, gubal coklat muda setebal 3 - 5 cm.
    Tekstur Agak halus
    Arah Serat Berpadu
    Kesan Raba Permukaan tangensial licin.
    Kilap Kusam sampai pada mengkilap.

    Bau -
    Pori-Pori -
    Parenkim Tidak teramati
    Jari-Jari Heteroseluler, bercampur; lebar seluruhnya satu seri; tinggi sampai 483 mikron, rata-rata 258 ? 19 mikron, frekuensi 15 ? 1 per mm. Serat seluruhnya bersekat; noktah pada bidang radial, sederhana; panjang 1.325 ? 40 mikron, diameter 26, 1 ? 1,4 mikron, t
    Berat Jenis Berat jenis menurut Oey Djoen Seng (1990): 0,49 (0,44 - 0,58).
    Penyusutan -
    Kadar Selulosa 51,05% Lignin 26,90% Pentosan 16,05% Abu 1,13% Silika 0,29%
    Kelarutan Alkohol-benzena 1,76% Air dingin 4,91% Air panas 5,93% NaOH 1 % 15,04%
    Kelarutan Alkohol-benzena 1,76% Air dingin 4,91% Air panas 5,93% NaOH 1 % 15,04%
    Kalor 4.331 cal/g
    Keawetan Oey Djoen Seng (1990) : V Rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light) : IV Rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren): -
    Keterawetan -
    Pengeringan Kayu mengering agak cepat (32 hari) dari kadar air segar hingga mencapai kadar air kering udara (13,5%), tanpa cacat pengeringan. Suhu pengeringan alami berkisar 20 - 33?C dan Rh 62 -85%. Kayu mengering dari kondisi kadar air tersebut diatas hingga menca
    Keteguhan Lentur -
    Keteguhan Pukul -
    Keteguhan Tekan -
    Keteguhan Geser -
    Kekerasan -
    Keteguhan Belah -
    Keteguhan Tarik -
    Venir Kayu Lapis Kayu perepat laut dapat dibuat venir dengan hasil baik tanpa perlakuan pendahuluan dengan sudut kupas 90?30' untuk tebal venir 1,5 mm. Perekatan venir kayu perepat kayu laut dengan urea formaldehida menghasilkan kayu lapis tahan air yang memenuhi syarat S
    Pengerjaan Penyerutan 85,25 Sangat baik (II) Pembentukan 79,75 Baik (II) Pembubutan 74,00 Baik (II) Pemboran 80,25 Baik (II) Pengampelasan 74,50 Baik (II)
    Kegunaan Kayu perepat laut digunakan masyarakat setempat untuk untuk bangunan rumah dan kapal, tiang pancang untuk jembatan, bantalan, lantai, dan kadang-kadang untuk mebel, alat olahraga dan kayu bakar. Pulp sulfat dari kayu ini cocok untuk dibuat kertas.
    Tempat Tumbuh Tumbuh pada hutan mangrove sepanjang pantai pada aliran sungai atau anak sungai yang berkadar garam rendah.
    Permudaan Perbanyakan dengan menggunakan biji.
    Hama Penyakit -

    Sertakan beberapa komentar anda