Gambar

JIRAK

Botanis Symplocos brandisii K.et V. Famili (Symplocaceae)
Pohon Jirak
Local Janiti seseng (Nusa Tenggara Barat), juyah, mudang pauh (Sumsel), kemesu (Jawa).
Sinonim -
Sinonim Symplocaceae
Habitat Pohon dapat mencapai tinggi 30 m, diameter 40 cm, rantingnya lokos. Daun tunggal lokos, bentuk jorong yang sempit dengan pangkal helai. Tepi daun bergerigi, ujung daun meruncing, (5 - 22) x ( 2 - 5) cm. Tulang sekunder 7 - 18 pasang, yang pada ujungnya sa
Persebaran
  • Jawa
  • Karakteristik
    Warna Warna teras kuning kecoklatan.
    Tekstur Agak halus
    Arah Serat Sedikit berpadu
    Kesan Raba -
    Kilap Agak mengkilap

    Bau -
    Pori-Pori -
    Parenkim Parenkim baur, kelompok baur, selubung jarang dan selubung; panjang utas 3 - 12 sel.
    Jari-Jari Heteroseluler dengan 1 sampai lebih dari 4 jalur sel tegak; dua macam lebar , 1 seri dan (2) 3 - 5 seri; tinggi sampai 2.500 mikron, rata-rata 1.367 ? 228 mikron; frekuensi 9 ? 1 per mm; sel selubung ada.
    Berat Jenis Berat jenis menurut Oey Djoen Seng (1990): 0,56 (0,52 - 0,63)
    Penyusutan Penyusutan (%) Penyusutan dari basah sampai kering udara 2,011 (R) ; 4,807 (T) Penyusutan dari basah sampai kering oven 3,946 (R) ; 8,284 (T)
    Kadar Selulosa 51,61% Lignin 25,00% Pentosan 13,36% Abu 1,06% Silika 0,73%
    Kelarutan Alkohol-benzena 3,22% Air dingin 3,37%Air panas 5,60% NaOH 1 % 12,16%
    Kelarutan Alkohol-benzena 3,22% Air dingin 3,37%Air panas 5,60% NaOH 1 % 12,16%
    Kalor 4.521 cal/g
    Keawetan Oey Djoen Seng (1990) : III - IV Rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light) : V Rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren) :-
    Keterawetan III
    Pengeringan Kayu mengering agak cepat (34 hari) dari kadar air segar hingga mencapai kadar air kering udara (16%), tanpa mengalami cacat. Suhu pengeringan alami berkisar 20 - 33?C dan Rh 62 - 85%. Kayu mengering dari kadar air segar sehingga mencapai 16% memerlukan w
    Keteguhan Lentur Tegangan pada batas proporsi (kg/cm2) b 332,70 k -Tegangan pada batas patah (kg/cm2) b 470,70 k -Modulus elasitisitas (1.000kg/cm2) b 80,68 k -
    Keteguhan Pukul Radial (kgm/dm3) b 9,40 k - Tangensial (kgm/dm3) b 9,42 k -
    Keteguhan Tekan b - k -
    Keteguhan Geser Radial (kg/cm2) b 60,49 k - Tangensial (kg/cm2) b 70,61 k -
    Kekerasan Ujung (kg/cm2) b 267,50 k - Sisi (kg/cm2) b 164, 17 k -
    Keteguhan Belah Radial (kg/cm) b 36,89 k - Tangensial (kg/cm) b 51,27 k -
    Keteguhan Tarik Radial (kg/cm2) b 20,09 k - Tangensial (kg/cm2) b 24,40 k -
    Venir Kayu Lapis Kayu jirak dapat dibuat venir dengan hasil baik tanpa perlukan pendahuluan dengan sudut kupas 90? 301 untuk tebal venir 1 ,5 mm. Perekatan venir jirak dengan urea formaldehida menghasilkan kayu lapis tahan air yang memenuhi syarat Standar Nasional (SNI) N
    Pengerjaan Penyerutan 73,53 Baik (II) Pembentukan 89,41 Sangat baik (I) Pembubutan 76,25 Baik (II) Pemboran 87,50 Sangat baik (I) Pengampelasan 83,50 Sangat baik (I)
    Kegunaan Kayu jirak digunakan untuk bangunan ringan dan sementara, tiang pagar, barang bubutan, mebel, korek api dan ukiran. Kayu ini mungkin juga cocok untuk dibuat pulp dan kertas serta sebagai kayu energi.
    Tempat Tumbuh Banyak tumbuh pada tanah vulkanik atau batu kapur. Terdapat hampir pada berbagai ketinggian dari dataran rendah sampai ketinggian 4.000 m dpl.
    Permudaan Perbanyakan dengan menggunakan biji.
    Hama Penyakit -

    Sertakan beberapa komentar anda