Gambar

ANGGERIT

Botanis Neonauclea schlechteri (Val.) Merr. et Perry famili Rubiaceae.
Pohon Anggerit
Local Unjang gunung (Lombok, Nusa Tenggara Barat).
Sinonim -
Sinonim Rubiaceae
Habitat Pohon berbanir dengan tinggi mencapai sekitar 2 m, bentuk batang lurus dengan diameter dapat mencapai 80 - 150 cm. Tinggi dapat mencapai 20 - 25 m.
Persebaran
  • Jawa
  • Maluku
  • Kalimantan
  • Seluruh Sulawesi
  • Seluruh Sumatera
  • Karakteristik
    Warna Warna teras coklat kekuning-kuningan.
    Tekstur Agak halus
    Arah Serat -
    Kesan Raba -
    Kilap Permukaan kayu mengkilap.

    Bau -
    Pori-Pori -
    Parenkim Parenkim terutama baur dan kelompok baur, lainnya selubung jarang, panjang utas parenkim aksial 5 - 9 sel.
    Jari-Jari heteroseluler dengan 1 - 4 jalur sel tegak, beberapa bersambung ke arah longitudinal; lebar 1 - 3 seri, dengan bagian multiseri cenderung sama lebar dengan bagian 1 seri; tinggi sampai 1.832 mikron, rata-rata 863 ? 146 mikron, frekuensi 16 ? 1 per mm.
    Berat Jenis Berat Jenis menurut Oey Djoen Seng (1990): 0,90 (0.86-0.95)
    Penyusutan Penyusutan (%) Penyusutan dari basah sampai kering udara 2,9 (R) ; 6,6 (T) Penyusutan dari basah sampai kering oven 4,9 (R); 4,7 (T)
    Kadar Selulosa 49,10% Lignin 24,60% Pentosan 16,80% Abu 0,70% Silika 0,48%
    Kelarutan Alkohol-benzena 6,80% Air dingin 9,20%Air panas 11,20% NaOH 1 % 18,40%
    Kelarutan Alkohol-benzena 6,80% Air dingin 9,20%Air panas 11,20% NaOH 1 % 18,40%
    Kalor 4.665 cal/g
    Keawetan Oey Djoen Seng (1990): II-IIIRayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light): V Rayap tanah (Coptotermes curvignathus Holmgren):V
    Keterawetan III
    Pengeringan Kayu mengering agak lambat (70 hari) dari kadar air segar hingga mencapai kadar air kering udara (16%), tanpa mengalami cacat pengeringan. Suhu pengeringan alami berkisar 20 - 33?C dan Rh 62 - 85%. Kayu mengering dari kondisi kadar air segar hingga mencap
    Keteguhan Lentur Tegangan pada batas proporsi (kg/cm2) b 523,51 k 702,69Tegangan pada batas patah (kg/cm2) b 810,69 k 1.012,31Modulus elasitisitas (1.000kg/cm2) b 111,00 k 123,87
    Keteguhan Pukul Radial (kgm/dm3) b 36,42 k 32,70 Tangensial (kgm/dm3) b 36,03 k 31,87
    Keteguhan Tekan b 110,44 k 201,07
    Keteguhan Geser Radial (kg/cm2) b 94,07 k 145,89 Tangensial (kg/cm2) b 72,92 k 200,40
    Kekerasan Ujung (kg/cm2) b 528,3 k 661,7 Sisi (kg/cm2) b 374,1 k 560,8
    Keteguhan Belah Radial (kg/cm) b 78,56 k 75,23 Tangensial (kg/cm) b 83,89 k 84,12
    Keteguhan Tarik Radial (kg/cm2) b 49,98 k - Tangensial (kg/cm2) b 51,70 k -
    Venir Kayu Lapis Kayu anggerit dapat dibuat venir dengan hasil baik tanpa perlakuan pendahuluan dengan sudut kupas 90?30' untuk tebal venir 1,5 mm. Perekatan venir anggerlt dengan urea formaldehida menghasilkan kayu lapis tahan air yang memenuhi syarat Standar Nasional In
    Pengerjaan Penyerutan 91,50 Sangat Baik (I) Pembentukan 83,50 Sangat Baik (I) Pembubutan 91,25 Sangat Baik (I) Pemboran 80,50 Sangat Baik (I) Pengampelasan 81,50 Sangat Baik (I)
    Kegunaan Kayu anggerit biasa digunakan untuk bahan bangunan, jembatan, alas jendela, lantai, bangunan kapal, mebel, kabinet, tiang pagar. tiang telepon, tiang pancang, palang barang bubutan. Selain itu kayu ini digunakan juga untuk venir dan arang. Kayu anggerit d
    Tempat Tumbuh Jenis ini umumnya dijumpai tumbuh di hutan dataran rendah, hutan perbukitan dan hutan pegunungan. Pada ketinggian tempat mencapai 1.800 m dpl. Jenis ini memerlukan jenis tanah yang memiliki sistem drainase yang baik untuk pertumbuhan yang optimal.
    Permudaan Permudaan buatan dapat dilakukan dengan biji yang disemaikan terlebih dahulu dan juga melalui stek.
    Hama Penyakit -

    Sertakan beberapa komentar anda