Gambar

AGATIS

Botanis Agathis spp., famili Araucariacease (terutama A. alba Foxw., A. borneensis Warb ., A. labillardieri Warb.)
Pohon Damar
Local bindang, damar bindang, damar pilau
Sinonim A. celebica
Sinonim Juglandaceae
Habitat Tinggi pohon dapat mencapai 55 m, panjang batang bebas cabang 12-25 m, diameter 150 cm atau lebih, bentuk batang silindris dan lurus. Tajuk berbentuk kecurut dan berwarna hijau dengan percabangan mendatar melinkari batang . Kulit luar berwarna kelabu samp
Persebaran
  • Sumatera Barat
  • Sumatera Utara
  • Maluku
  • Irian Jaya
  • Seluruh Jawa
  • Seluruh Kalimantan
  • Seluruh Sulawesi
  • Karakteristik
    Warna kayu teras berwarna keputih-putihan sampai kuning coklat, kadang-kadang semu-semu merh jambu. Kayu gubal tidak berbeda dengan kayu teras
    Tekstur tekstur kayu halus dan merata
    Arah Serat Arah serat lurus atau kadang-kadang terpilin
    Kesan Raba permukaan kayu licin
    Kilap permukaan kayu mengkilap

    Bau _
    Pori-Pori kayu tidak berpori
    Parenkim parenkim tersebar dan berisi damar berwarna kemerah merahan
    Jari-Jari jari-jari homoselular, uniserat, sangat sempit, sangat pendek dan jarak (6 per mm)
    Berat Jenis A. alba 0,48 (0,43-0,54) ; III A. borneensis 0,47 (0,36-0,64); III A. labillardier 0,47 (0,42-0,52); III
    Penyusutan penyusustan sampai kering tanur untuk A. alba3,8% (R)dan 6,2% (T) ; A. borneensis 1,2%(R) dan 1,7% (T)
    Kadar Selulosa 52,4% Lignin 24,7% Pentosan 12,6% Abu 1,1% Silika 0,1%
    Kelarutan Alkohol-benzena 2,0% Air dingin 0,6% Air Panas 1,3% NaOH 1% 7,3%
    Kelarutan Alkohol-benzena 2,0% Air dingin 0,6% Air Panas 1,3% NaOH 1% 7,3%
    Kalor 4.762 cal/g
    Keawetan kayu agatis pada umum nya termasuk kelas awet IV. Pada percobaan kuburan, kayu A. albarata-rata berumur 12,6 bulan. Berdasarkan percobaan tersebut jenis kayu ini termasuk kelas awet V. daya tahan kayu agatis terhadap rayap kayu kering Cryptotermes cynocep
    Keterawetan keterawetan kayu agatis termasuk kelas sedang.
    Pengeringan Kayu Agathis harus cepat dikeringkan karen mudah terserang jamur biru. Jenis kayu ini mudah dikeringkan tanpa banyak cacat
    Keteguhan Lentur Tegangan pada batas proporsi (kg/cm2) b 209 k 282, Tegangan pada batas patah (kg/cm2) b 367 k 503, Modulus elastisitas (1000 kg/cm2) b 8,9 k 11,2, Usaha sampai batas proporsi (kgm/dm3) b 0,3 k 0,4, Usaha sampai batas patah (kgm/dm3) b 2,3 k 3,4
    Keteguhan Pukul Radial (kgm/dm3) b 11,9 k 11,2, Tangensial (kgm/dm3) b 13,2 k 12,0
    Keteguhan Tekan b 233 k 334
    Keteguhan Geser Radial (kg/cm2) b 39,0 k 24,8, Tangensial (kg/cm2) b 46,3 k 25,0
    Kekerasan Ujung (kg/cm2) b 208 k 225, sisi (kg/cm2) b 150 k 148
    Keteguhan Belah Radial (kg/cm) b 38,7 k 26,6 Tangensial (kg/cm) b 33,4 k 31,8
    Keteguhan Tarik Radial (kg/cm2) b 18,6 k 23,4, Tangensial (kg/cm2) b 23,4 k 32,6
    Venir Kayu Lapis Kayu Agatis cukup lunak dan dapat langsung dikupas tanpa perlakuan pendahuluan. Kayu yang berserat lurus menghasilkan venir yang halus dan stabil, sedangkan kayu yang seratnya terpilin menghasilkan venir yang kasar. Venir yang halus mudah direkat dan coco
    Pengerjaan Kayu agatis mudah digeraji dan dikerjakan; apabila diserut menimbulkan permukaan yang licin dan mengkilap. Kayu agatis dapat divernis dan setelah didempul dapat dipelitur sampai mengkilap.
    Kegunaan Kayu agatis dapat dipakai untuk membuat kotak dan tangkai korek api, potlot, mebel, peti pengepak, alat ukur dan gambar venir dan kayu lapis, pulp. Dapat juga dipakai sebagai kayu perumahan.
    Tempat Tumbuh Pohon agatis tumbuh dalam hutan primer pada tanah berpasir, berbatu-batu, atau liat yang selamanya tidak digenangi air, pada ketinggian 2 - 1.750 m dari permukaan laut.
    Permudaan Permudaan buatan A. Alba telah banyak dilakukan, terutama di jawa.
    Hama Penyakit Biji yang mulai berkecambah terutama dirusak oleh tikus dengan memakan keping biji yang baru muncul. Tanaman di persemaian umumnya diserang oleh jamur Gloesporium sp. Jamur Aecidium balanceae selain menyerang tanaman muda, juga menyerang tanaman dewasa

    Sertakan beberapa komentar anda